nat @liachristiedon't pray in my school and i won't think in your church

6 menilai cinta

nat to jurnal — Tags:  

Bagaimana kamu menilai seseorang menyayangimu atau tidak menyayangimu? Dengan melihat apa yang telah ia lakukan padamu? Dengan melihat bagaimana perhatiannya padamu? Dengan melihat apakah ia melakukan hal-hal yang kamu senangi?

Apabila ia mengakui tidak bisa melakukan atau memberikan satu hal yang sangat penting bagimu, maka itu berarti ia tidak menyayangimu? Apabila ia tidak sepandangan denganmu mengenai satu hal besar dalam hidup, itu artinya ia tidak menghargaimu? Tidak menghormatimu? Dan luruhlah semua cintanya padamu?

Sedangkal itukah cinta? Sesempit itukah rasa sayang? Seterbatas itukah kasih? Bagaimana kamu bisa dengan tandas menilai sesuatu yang keberadaannya di lubuk hati manusia lain, yang tak terlihat oleh kedua mata awasmu?

Itu pertanyaan untuk semua orang yang mengaku dirinya telah cukup mencintai. Mengaku dirinya berkelebihan rasa sayang. Mengaku, penuh kasih.

Kepada orang-orang yang dinilai tidak cukup menyayangi, orang-orang yang kesederhanaan cintanya kurang diterima oleh mereka yang terkasih; coba renungkan. Apakah arti cinta bagimu? Dan bagaimana kamu memaknai arti kata ‘mencintai’? Sepenting apakah pemberian cintamu yang sederhana itu untuk bisa diterima dan diakui oleh orang-orang terkasihmu? Akankah itu menghentikanmu suatu waktu dari keputusan untuk terus mencintai? Jika demikian, bukankah itu pamrih? Dan apa yang kamu dapat dari pamrih?

Mencoba memahami salah satu pesan terbaik tentang cinta kasih yang pernah disampaikan dalam sejarah umat manusia, bukankah cinta kasih itu tak terbatas?

“Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan… Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”

and the greatest of these is love

and the greatest of these is love

Love never fails. Kasih tak pernah gagal.

Di ujung senja yang terlanjur sedikit sendu ternodai, izinkan saya membesarkan hati dan berucap: apapun yang terjadi, teruslah mencintai dan teruslah berbuat baik, sekalipun kamu dianggap tak pernah cukup mencintai. Teruslah berupaya merekatkan tali silaturahmi yang merenggang, sekalipun kamu masih terus dianggap menyakiti dan yang paling bertanggung jawab atas kerenggangan yang terjadi.

Tidak ada pekerjaan yang sia-sia di muka bumi. Siapa tahu di akhir hari, harapanmu bertemu cahaya di ujung lorong gelap. Sebagaimana batu karang yang besar bisa lapuk oleh akar pepohonan yang menembusnya, atau oleh cendawan yang beratus tahun menutupi permukaannya.

Namun, bilapun harapanmu dan harapan orang-orang terkasih tak mewujud dalam satu garis lurus sampai akhir hayat menjemput, itu tidak membuktikan kamu gagal, atau mereka gagal. Sebab yang sesungguhnya sedang terbuktikan adalah: cintamu, dan cinta mereka, tak pernah berhenti dan tak pernah gagal.

6 Comments »

  1. Yoga says:

    zat apa yang kamu sebutkan itu? nampak mewah sekali. :)

    [Reply]

    pinat Reply:

    Begitulah cinta. Mewah sekali :love:

    [Reply]

  2. Jemmy says:

    nice O:) . aku suka harapanmu, walau sulit untuk dilakukan.

    [Reply]

    pinat Reply:

    Kalau didasari pada kesadaran bahwa setiap manusia–siapapun dan bagaimanapun latar belakangnya–adalah sama, tidak sesulit yang dibayangkan. :)

    [Reply]

  3. viena says:

    dear Lia
    Berdasarkan pengalamanku, cinta itu unik, ketika kita tidak mencarinya dia akan datang, namun kita belajar untuk mencintai seseorang yang kita cintai, yang membuat kita saling nyaman, dia harus pergi bersama dengan orang lain, sakit memang, tapi dengan cinta dari keluarga, sahabat kita kita akan menerima cinta yang lain, yaitu suatu pembelajaran hidup merasakan sakit hati, belajar untuk memperbaiki kekurangan kita, tapi gak bisa dibohongin tapi sampai sekarang rasa cinta dan rasa itu tetap ada diri aku dan dirinya tapi keadaan yang gak memungkinkan kita bersama, cukup menjadi porsi best friend

    [Reply]

    nat Reply:

    Mmm… but I didn’t talk about falling in love with a guy here, Viena darl :-)

    [Reply]

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

CommentLuv Enabled
:D :) :( :o 8) :eek: ;-( :grin: :wink: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: O:) :-| :-* :-(( :poke: :love: :tired: :emotion: :party: :clown: :worried: X( :p