Peanut's note: a mistake is a stepping stone

mas kawin pilihan

Lagi iseng ngebayangin kira-kira mas kawin apa yang saya mau untuk menikah nanti. Mau yang unik, bukan seperangkat alat biasa seperti yang sering saya lihat, dengar dan baca hampir di setiap pernikahan yang saya tahu selama ini :wink:

So… considering I’m slightly to begin learning and liking photography… what if I pick a full set of camera and photography kit as the mas-kawin? :-*

seperangkat peralatan fotografi

Atau sertifikat kepemilikan saham atas salah satu perusahaan publik yang saya incar? :idea:

sertifikat saham

Atau… peta dunia yang sudah ditandai dengan jejak2 bendera di sejumlah tertentu negara yang akan saya dan calon suami saya rencanakan untuk kami kunjungi sampai peringatan 10 tahun pernikahan kami nanti, misalnya… :love:

peta dunia

Well… sebetulnya imajinasi ini mulai “sah” beroperasi di kepala sejak “sedikit kegundahan” saya terjawab kira-kira akhir pekan lalu. Pernikahan dadakan moderator sebuah milis komunitas backpacker yang saya ikuti, menggunakan mas kawin yang tak biasa. Uang tunai 9 Real 10 Euro dan 9 USD, sesuai tanggal pernikahan mereka: 09.10.09. Oke, uang tunai memang sudah biasa. Yang tak biasa adalah, seperangkat alat yang “tak biasa”: Peralatan traveling. Nice!

Terbantahkan sudah keraguan (atau ketakutan?) saya selama ini, bahwa mas kawin rupanya tidak harus seperti yang biasanya selalu ada: seperangkat alat sholat (?). Yah… mungkin ini cuma pikiran jahil saya tapi entahlah kerap kali juga muncul di otak: buat apa sebetulnya mas kawin seperangkat alat sholat… toh kan semua orang juga sudah punya alat sholat… *dueng

Anyway… berimajinasi yang lucu2 boleh dong… biar ga stuck dan stres O:)

~peanut~

  • Deuh yang mau kawin pikirannya begini dweh! -LOL
    Gw pengen mas kawin yang ketiga dong… hahaha… ga boleh yah?! :emotion: Mangkum´s last blog ..Akhirnya Nongol Lagi… My ComLuv Profile

    [Reply]

    Peanut Reply:

    ‘mau’ di sini maksudnya ‘ingin’ lho ya Mang, bukan ‘akan’ :)

    pengen mas kawin yang ketiga? kenapa ga boleh? boleh atuh. tinggal diset aja kapan maunya dan dengan siapa partnernya, ya kan Mang? :wink:

    [Reply]

    mangkum Reply:

    Gw pengen yang dikasih… :lol: *alay*
    mangkum´s last blog ..Akhirnya Nongol Lagi… My ComLuv Profile

    [Reply]

    Peanut Reply:

    hmm… nyari cewe Minang ya, Mang? :wink:

    rieka Reply:

    kalo mahar tetep harus dari cowok ke cewek atuh say…
    kan itu mah ketentuan agama… hehehehe
    *cewekminang*

    [Reply]

    Peanut Reply:

    oohh gitu yaa… hehehe.. jadi tau deh :D

    [Reply]

  • oh ya, mahar itu hak calon istri loh…
    jadi si calon istri berhak minta apa aja…. :grin: rieka´s last blog ..Diatasawam My ComLuv Profile

    [Reply]

    Peanut Reply:

    Aha! Itu dia maksudnya :-*
    Selamat mampir, @riananda :wink:

    [Reply]

  • oow…udah ngomongin mas kawin aja neh teman baruku ini…. kalo ngundang gw agak repot keliatannya, jauh ya musti ke jakarta hihihi
    hadi samsul´s last blog ..Citizen Journalism-sebuah catatan dari pesta blogger 2009 My ComLuv Profile

    [Reply]

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.