nat @liachristiedon't pray in my school and i won't think in your church

1 suara pendengar

nat to kertas kerja — Tags: ,  

Mungkin karena sudah terbiasa dengan begitu banyak sms yang dikirimkan pendengar pada saat siaran, kadang saya jadi kurang menyadari kalau pendengar memang kritis dan sangat memperhatikan detil.

Keseringan menerima sms pendengar mulai dari yang isinya pujian sampai hujatan, baik tentang topik siaran maupun tentang cara pembawaan siaran, membuat saya kadang jadi “kebal”, dan gak jarang berpikir kalau sms yang berisi kritikan sebenarnya tidak bermaksud apa-apa selain mengeritik. Apapun topik yang dibicarakan, bagaimanapun cara penyiar membawakan, ada banyak di antara pendengar yang memang hanya mendengarkan acara semata-mata untuk menemukan kesalahan lalu mengkritik via sms.

Sampai ketika siaran konsultasi marketing minggu lalu, saya baru sadar ternyata saya sudah melupakan sesuatu yang justru sangat penting. Suara pendengar.

Hari itu topik yang diangkat adalah kunci sukses bisnis 3-kir (zikir, pikir, kikir). Bung marketer biang penasaran menyampaikan satu contoh kasus yang cukup nyeleneh alias jorki. Beliau cerita tentang kondom.

Untuk pemasaran yang efektif, kondom tidak seharusnya diberi ukuran “small – medium – large”. Cara itu cenderung akan membatasi pasar, karena banyak orang yang akan merasa “segan” membeli kondom berukuran small. Cara yang baik adalah dengan mengubah ukuran kondom menjadi “jumbo – jumbo extra – super jumbo”.

Contoh itu lucu-lucuan aja sebenarnya, dan saya pun meladeni candaan nakal itu. Bukan tanpa alasan sih sebenarnya. Saya pikir, target pendengar kami adalah orang dewasa usia 25 tahun ke atas dengan fokus utama 30-40 tahun. Jadi kalau ada anak di bawah umur yang mendengarkan, itu bukan salah kami.

Alasan kedua, sudah beberapa bulan terakhir radio kami secara terang-terangan memutar iklan suplemen penambah gairah khusus pria dewasa di prime time pagi dan sore. Sebelumnya setahu saya, kebijakan kami hanya mengijinkan iklan produk/acara yang berkaitan dengan rokok & seks diputar setelah pukul 9 malam sampai 5 pagi. Jadi, karena sudah berubah, saya anggap gak masalah kalau kita bercanda sedikit “dewasa” di sore pukul 5 itu.

Langsung beberapa sms protes masuk dari pendengar. Ada yang bilang, gak pantas candaan jorok tentang kondom di sore hari. Ada yang bingung ngejelasin ke anaknya yang kebetulan ikut dengerin di mobil. Ada yang marah besar karena radio kami dianggap sudah melanggar “norma”.

Saya sudah duga sejak pertama kali kata kondom keluar dari mulut bung marketer, pasti akan ada sms protes. Jadi gak kaget juga sih membaca sms-sms kritikan itu, bahkan sempat menganggap angin lalu, seperti yang setiap hari selalu kami temui. Tapi, kok rasanya ada yang gak benar ya di sini…

Di situ baru saya sadar, pendengar saya memang kritis. Mereka menyimak setiap kata dan kalimat, mendengarkan saya dan narsum berbicara. Dan lebih dari sekadar mendengarkan, mereka memahami apa yang dibicarakan. Atau bahkan lebih dari itu, mereka menanti-nanti apa lagi yang akan dibicarakan. Kalau ada yang dianggap gak sesuai dengan yang diharapkan, pendengar bereaksi dengan spontan. Dan itulah suara mereka. Suara yang harus didengar.

Menurut survei dan pengamatan atas kebiasaan pasar, target pendengar radio kami tergolong pendengar pasif. Bukan target pendengar yang terbiasa berinteraksi lewat sms apalagi telfon. Sebagian besar hanya mendengarkan (acara) radio dari satu arah.

Tapi yang sepertinya saya lupa, pendengar pasif bukan berarti tidak punya suara. Bukan berarti mereka tidak akan bereaksi bila kenyamanannya mendengarkan radio “terganggu” oleh sesuatu yang tidak seharusnya.

1 Comment »

  1. Saut says:

    seru juga ya jadi penyiar…banyak masukan dari pendengar, berarti banyak penggemar dongs ;)
    SP said,
    banyak juga yg jualan, Ut. kemaren pas siaran, ada pendengar yg nelfon, nitip pesan spy ditelfon balik kalo udah kelar siaran. pas ditelfon, ternyata… mo jualan produknya… hehehe

    [Reply]

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

CommentLuv Enabled
:D :) :( :o 8) :eek: ;-( :grin: :wink: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: O:) :-| :-* :-(( :poke: :love: :tired: :emotion: :party: :clown: :worried: X( :p