nat @liachristiedon't pray in my school and i won't think in your church

12 monyet aja bisa cari duit

Sabtu kemarin adalah perjalanan saya yang pertama bersama tim Britz. Britz mengadakan training di STT Tekstil Bandung, untuk launch buku pertama yang diterbitkan: Monyet Aja Bisa Cari Duit.

Ini adalah langkah pertama saya dalam bisnis. Bersama 4 orang senior lain (Bang Jay, Mas Tias, Mas Bambang, dan Mas Isdi), saya ikut menanam modal dalam penerbitan buku karya Bang Jay itu. Bagi hasilnya sudah diatur dengan sistem tertentu yang diharapkan akan menguntungkan kita semua.

Di antara mereka berempat, saya yang paling junior, paling buta lah soal bisnis mah, ikutnya pun belakangan setelah didorong2 oleh seorang di antara mereka. Kebetulan Bang Jay juga adalah pengisi program motivasi pagi hari di radio saya, beliau juga cukup kenal baik dengan salah satu partner siaran saya, si inspirator sukses mulia. Jadi, saya sudah tidak asing dengan beliau, meski memang belum kenal banget.

Buku Monyet ABCD ini unik. Tak ada penerbit besar yang mau menerbitkan, karena isinya dinilai sarkastis dan penuh dengan menghina. Akhirnya Britz memutuskan untuk menerbitkan sendiri, dan akan memasarkan langsung melalui seminar dan training2.

Kalau Anda ingin membaca bukunya, siapkan hati untuk tidak cepat tersinggung dan emosi. Karena buku ini membuat kita bercermin, sudahkah kita melakukan apa yang seharusnya kita lakukan dalam hidup dan pekerjaan? Sudahkah kita memaksimalkan potensi kita untuk mewujudkan impian dan cita-cita kita? Sudahkah kita cari duit dengan cara yang benar dan bekerja keras, atau sesungguhnya selama ini kita hanya berpangku tangan dan menerima gaji seadanya, hanya untuk merasakan hidup pas-pasan, terpenjara dalam ruang dan waktu yang tidak bisa membawa kita kemana2?

Bukunya sederhana. Kecil dan tidak tebal (ukuran 18cm x 14,5cm dan tebal hanya 145 halaman), bisa selesai dibaca dalam satu hari. Ditulis dalam bentuk dialog antara seorang entrepreuneur “edan” dengan seorang mahasiswa semester akhir yang baru akan mencari2 kerja.

Saya tidak bercanda waktu mengatakan jangan cepat tersinggung baca buku ini, karena saya pun mengalaminya. Tertohok dalam. Saya sempat menahan diri untuk tidak tersinggung dan protes dalam hati, eh malah nangis. Nangis karena malu pada diri sendiri. Nangis karena selama ini ternyata tak sadar telah membuat diri saya merasa “tidak berdaya”. Nangis karena selama ini sikap hidup saya ternyata jauh sekali dari bekerja keras. Nangis karena selama ini ternyata saya sudah membuai diri sendiri dengan kenyamanan semu yang nilainya tak seberapa. Sementara di luar sana, saya punya begitu banyak impian dan cita-cita. Begitu banyak tempat2 menakjubkan di dunia yang ingin saya lihat bersama orang2 yang saya cintai. Begitu banyak aktivitas memukau dalam hidup yang ingin saya lakukan. Begitu banyak orang di dunia yang saya ingin jadikan teman dan sahabat dan keluarga.

Keluar dari zona kenyamanan, tidak pernah mudah. Kalau sudah berhasil memantapkan hati, masih harus berhadapan dengan penolakan2 dari luar. Saya sendiri, belum apa2 sudah mendapatkan “penolakan” dari teman blasteran yang tidak percaya dengan bisnis yang (akan) saya jalani. Meski ia tidak mengatakan secara verbal, saya tahu maksud nada ucapannya sambil tertawa sinis “semoga sukses lah” sesungguhnya adalah “kamu bodoh sekali. lihat saja nanti, tidak akan berhasil.

Saya memang masih bau kencur untuk berbisnis. Juga masih gagap di sana-sini. Tapi selalu, pasti ada saat untuk memulai segala sesuatu. There is always a first time for everything, saya percaya itu. Saya siap untung, sama seperti saya siap rugi. Kalau saya mulai, ada dua kemungkinan yang bisa terjadi: saya bisa untung, atau bisa rugi. Tapi kalau tidak mulai, hanya satu kemungkinan yang pasti terjadi: saya rugi. Lagipula, kalaupun saya gagal di bisnis ini, dunia belum kiamat. Kalaupun gagal, itu justru artinya saya semakin dekat pada kesuksesan. Yang jelas, mau sekarang atau tahun depan, saya harus mulai. Satu2nya yang tak bisa dihindari adalah kata itu: mulai.

Kalau Anda penasaran ingin beli, bisa kirim pesan di blog ini, atau kirim email ke nat@liachristie.net

Buku : Monyet Aja Bisa Cari Duit!

Pengarang : Bang Jay (Zainal Abidin)

Penerbit : de Britz

Harga : Rp 30.000 + ongkos kirim (Jabodetabek Rp 2500; luar Jabodetabek Rp 5.000)

12 Comments »

  1. Call me R.a says:

    Hahahaha…jualan via blog nih jeng? atao lbh tepatnya jual diri?Oooops, jual buku sendiri, eh salah, jual buku modal sendiri.halaaaah, whatever lah. Trik marketing…

    [Reply]

  2. Saut says:

    semoga sukses..nanti judul berikutnya mungkin Blog Aja Bisa Cari Duit :-D

    [Reply]

  3. sangpenyiar says:

    R.a,
    yoi, tunggu aja peluncuran blog yg satunya lagi, bakal lebih bebas lagi deh jualan di situ ;)
    Saut,
    ini malah udah ketinggalan kali Ut, cari duit lewat blog mah udah dijabanin orang dari kapan tahun bukan? :D

    [Reply]

  4. clodi says:

    kayaknya suamiku sih tertarik buku-buku seperti ini…
    boleh mesen? buat kado ultahnya nanti, hehehe..

    buku ini nga dijual di pasaran tapi kan?

    SP said,
    boleh banget… kalau bisa malah harus :D di toko buku dijual juga, tapi kalo lewat penerbitnya langsung kan dapat diskon ;)

    [Reply]

  5. Alhamdulillaah. Banyak orang yang sukarela beli buku itu hanya untuk dihina dan direndahkan. Semoga mereka, yang sekarang lagi merasa malu sama monyet, suatu saat bisa membalik keadaan. Suatu saat nanti, monyet lah yang malu sama mereka.

    Jay, the Terrorist

    SP said,
    Pasukaaannn, siaap… grak! Hormat senjataaa…. grak!
    (sambil nyanyi dengan melodi lagu “si Jali-Jali”): Ini dia… Jay si teroris. Juragan monyet, juragan monyet, gila sekali…

    [Reply]

  6. Arifin says:

    Oke juga kang jay, saya salut n sy merasa terhina dan mulai bangkit lagi, semangat untuk memulai jadi pengusaha sukses. bang jay kapan ke karawang, sy mau sebarkan virus ini ke semua orang, spy mereka semua menjadi monyet yang kreatif dan mandiri.

    SP said,
    Baru 23 juli kemaren kita ke Karawang, mas. boleh aja datang lagi ke sana, ga masalah berkali2 juga, biar virusnya tersebar luas ke semua bangsa kita :) Kalau mas Arifin tertarik mau bikin acara dgn Bang Jay di Karawang atau dimana saja, bisa juga hubungi Britz team di hp 08999.730.575
    Salam teroris.

    [Reply]

  7. Rezha says:

    Mas saya tertarik sekali sama buku Monyet aja bisa cari duit yang di tulis oleh mas zainal.. kalo boleh kira-kira kalo di bandung, toko buku mana saya bisa mendapatkannya… Terima Kasih

    SP said,
    bisa cari di Gramedia, mas. harganya 40ribu. sekarang juga sudah dijual online di http://www.inibuku.com dengan harga diskon khusus. kalo sudah baca, bagi2 cerita di sini ya ;)
    ps: saya bukan “mas” lho, tapi “mba” ;)

    [Reply]

  8. Robert says:

    lucu juga yah… bisa pas monyet ABCD (monyet aja bisa cari duit) hehehe,..

    http://www.robert-id.com

    [Reply]

  9. Sri Agustini says:

    Assalamualaikum Wr Wb, wah sepertinya seru deh kalau bicara buku bang jay yang satu ini, meski belum baca tapi sudah bisa menularkan semangat yang luar biasa (karena dari judulnya yang cukup unik dan bikin penasaran). Semoga sukses dan terus berkarya.

    ~Nat:
    terimakasih. blognya b’Jay bisa dibaca2 di
    http://zainalabidin.net

    [Reply]

  10. mba bagus banget blognya.. boleh blajar ngeblog yaa..

    [Reply]

    Peanut Reply:

    terimakasih, Wahyu.
    kalo desain & lay out blog nya dibuatin sama teman baikku. aku cuma tinggal ngisi tulisannya aja :grin:
    kamu mau belajar bikin web/blog atau nulis blognya? beda lho :wink:

    [Reply]

  11. dian says:

    mba… masih bisa pesan bukunya ga? caranya gmn? aku ingin kasih buku ini ke adikku, kebetulan baru lulus kuliah banget, dan sepertinya mau memantapkan diri jadi wirausahawati aja.. biar dia tambah semangat!!

    [Reply]

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

CommentLuv Enabled
:D :) :( :o 8) :eek: ;-( :grin: :wink: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: O:) :-| :-* :-(( :poke: :love: :tired: :emotion: :party: :clown: :worried: X( :p