nat @liachristiedon't pray in my school and i won't think in your church

2 the incredible hulk

Menonton THE INCREDIBLE HULK, ternyata pilihan yang tepat untuk saya. Sekuel kedua The Hulk produksi Paramount Pictures ini berkisah tentang ilmuwan, Bruce Banner, yang dapat berubah bentuk menjadi monster The Hulk, akibat sebuah kecelakaan saat melakukan eksperimen di laboratoriumnya. Setiap kali menghadapi situasi terjepit yang membuatnya marah besar, Bruce tak dapat mengendalikan diri yang mengakibatkannya berubah menjadi The Hulk.

Akibat “kesalahan” eksperimen itu, Bruce memutuskan melarikan diri dari kehidupan normalnya untuk mencari obat yang mampu menyembuhkan dirinya. Ia tak mau menjadi The Hulk, dan memilih ingin kembali menjadi manusia normal. Namun ternyata itu tidak mudah, karena pihak militer (yang semula memberikan order penelitian eksperimen tersebut kepada Bruce dan timnya) selalu memburunya untuk memanfaatkan kekuatan The Hulk, sebagai senjata untuk berperang. Dalam upaya menangkap Bruce, militer menugaskan seorang agen KGB yang ambisius, Emil Blonsky, yang belakangan malah menjadikan dirinya ”The Hulk” kedua, untuk menandingi Bruce. Ternyata, Emil berubah bentuk menjadi monster Abomination yang sangat jelek dan jahat, dan tak bisa pula kembali menjadi manusia. Ia marah, lalu melakukan pengrusakan di kota New York dan menantang The Hulk (Bruce).

Akankah Bruce Banner tetap pada keinginannya kembali menjadi manusia normal, ataukah ia terdorong untuk menghentikan pengrusakan yang dilakukan Emil dalam tubuh monster Abomination? Konsekuensinya, Bruce terpaksa balik menjadi The Hulk lagi dan harus siap untuk selalu hidup terasing dalam pelarian.

THE INCREDIBLE HULK, action thriller dari komik heroik Marvel ini konon menghabiskan dana 130 juta dolar AS. Wajarlah kalau hasilnya film yang layak ditonton dan menghibur, dengan animasi yang halus dan akting para pemain yang lumayan. Diperankan Edward Norton, Liv Tyler, Tim Roth, dan William Hurt.

Tadinya saya sempat kurang yakin THE INCREDIBLE HULK ini akan menghibur, karena biasanya saya ga begitu memfavoritkan film2 heroik begini, sama seperti Spiderman, Superman, Batman, Iron Man dan “man-man” lainnya. Tapi begitu film mulai diputar dan di layar muncul sosok si kurus-cakep-cukupAtletis-radaUrakan Edward Norton (really my type of dream guy), I had the feeling “this must be good”. Indeed, it was good.

2 Comments »

  1. Call me R.a says:

    Ehm…ehm….
    NOTED…!!!!! Yuuuuu….

    [Reply]

  2. sangpenyiar says:

    eh… belum tau ya…
    aku sudah ganti wallpaper PC dengan fotonya bo’
    jadi kan puas setiap saat bisa ngeliatin kalo lagi cape ;)

    [Reply]

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

CommentLuv Enabled
:D :) :( :o 8) :eek: ;-( :grin: :wink: :arrow: :idea: :?: :!: :evil: O:) :-| :-* :-(( :poke: :love: :tired: :emotion: :party: :clown: :worried: X( :p