Peanut's notegrow and endure

0 Mati sebelum terkembang

Peanut to peanut's  

Sampai beberapa waktu yang lalu, aku menyukai orang itu. Sangat menyukainya. Dia sudah membuat keningku berkerut mikir, sejak pertama kali aku melihat wajahnya secara langsung. Kesan pertama yang sangat aneh, karena wajahnya terasa tak asing di kepala. Tapi aku yakin 2309%, tak sekalipun aku pernah kenal dia sebelumnya. Terang saja si benak lantas bertanya2, di mana aku pernah melihatnya? Apakah di kehidupan sebelumnya?

Aku menyukainya. Semakin menyukainya. Aku tahu sejak awal, aku bisa patah hati jika berani sok coba-coba menaruh harapan dan berkhayal memilikinya. Aku tahu sejak awal, tahu sekali, bahwa sangat kecil kemungkinan (jika tak mau berpahit-pahit mengatakan ‘tak mungkin’) dia punya keinginan yang sama.

(more…)

0 Saya dan Rokok

Peanut to peanut's — Tags: , ,  

Cerita malam ini masih nyambung soal rokok dari cerita saya sebelumnya di “Souvenir Rokok”.

Di kantor, saya sudah terlanjur dicap “anti rokok”. Padahal sih sebetulnya gak gitu-gitu amat. Teman-teman pergaulan di luar kantor gak ada kok yang men-stereotype-kan saya seekstrim itu. Mereka hanya tahu bahwa saya tidak merokok.

Julukan itu memang bermula di kantor. Diawali dari kebiasaan sebagian besar perokok di kantor yang hobi banget kongkow berlama-lama di pantry hanya untuk merokok. Pantry menjadi ruangan terakhir yang ingin saya masuki tiap kali ke kantor, karena gak kuat dengan asap putih mirip kabut (tapi bau “busuk” menyengat hidung dan tenggorokan) yang memenuhi pantry yang luasnya tak lebih dari 8 m2 dan tak berventilasi itu. Kalau gak benar-benar terpaksa, saya menghindari betul masuk ke sana, apalagi ikutan nongkrong.

(more…)

0 RIP Steve Jobs

Peanut to oase — Tags: ,  

Di Jakarta, waktu sudah berpindah Kamis 6 Oktober 2011, sekitar jam 7 WIB. Itu adalah waktu kepergian the Mr. Steve Jobs selama-lamanya ke surga. Berhubung Steve melewatkan sisa akhir masa hidupnya di California, Amerika, maka waktu kepergiannya masih Rabu 5 Oktober jam 7 malam waktu Amerika. Jadi masa hidupnya 24 Februari 1955 – 5 Oktober 2011 (56 tahun). Itu yang kita baca dan lihat di berbagai media massa.

The Apple's Steve Jobs

The Apple's Steve Jobs

(more…)

2 Souvenir Rokok

Peanut to imho — Tags: , ,  

Di kantor, saya dikenal sebagai “anti rokok”. Itu mungkin sebabnya ada beberapa yang heran kalau pernah tahu atau melihat saya menghadiahi beberapa orang souvenir yang “berbau2” rokok. Misalnya asbak, kotak rokok, korek api/gas, atau boneka2 kecil bergambar rokok. Kata mereka yang menerima souvenir2 itu, “Ini sama saja dengan nyuruh merokok,” hehe..

Penjelasan paling representatif adalah ini: ‘Saya cukup perhatian sama kamu sehingga berusaha memberikan sesuatu yang setidaknya menurut saya cukup mewakili minat dan/atau kebutuhanmu; tapi saya tidak sepeduli itu sama kamu dan kesehatanmu atau apa alasanmu kenapa kamu tergila2 sama rokok.’ #nooffense

(more…)

0 23 September

Peanut to peanut's — Tags:  

Sept 23rd, 2011

Saya lupa sejak kapan, tapi rasanya sekarang setiap tahun saya tak pernah lagi melewati hari ulang tahun tanpa makna. Selalu berkesan. Selalu punya arti. Dan anehnya (puji syukur alhamdulillah), tiap kali saya berusaha menambahkan arti pada hari besar tahunan saya itu, tiap kali itu pula malaikat2 di surga dan penghuni alam semesta seperti bersepakat menampilkan pertunjukan orkestra terbaik di angkasa.

(more…)

7 Praha pada Pandangan Pertama

Peanut to travelogging — Tags: ,  

I always trust in first impression. Setidaknya, itulah key factor yang saya pakai selama ini untuk menilai setiap kota atau tempat yang baru pertama kali saya datangi. What do I feel at the very first time I step in to one place? Jelas dong perasaan-perasaan itu nantinya akan berkembang seiring dengan lamanya saya ada di tempat itu, tapi kesimpulan umum secara keseluruhan biasanya ga pernah jauh2 dari kesan pertama yang muncul :)

Image about Prague

Sabtu pagi2 berangkat dari apartemen di Berlin. Dengan langkah super mantap. Menuju Praha, ibukota Cekoslovakia. I had no idea what kind of country it would be like.

(more…)

0 Teka-teki TARA 4

Peanut to daily — Tags: ,  

Premieres 23 September 2010: The Amazing Race Asia Season 4 (TARA 4)

Setelah beberapa minggu berjalan sejak premiere episode pertama TARA 4, saya sudah mulai menebak-nebak kira-kira tim mana dari 10 tim peserta yang akan berjaya membawa pulang hadiah uang US$100.000 ke negaranya.

Apa daya, tak tertebak :emotion:

Kompetisi kali ini memang penuh kejutan. Setiap tim pernah merasakan berada dalam posisi tidak aman dan nyaris tereliminasi. Pemenang yang muncul di akhir setiap pitstop (perhentian) pun seringkali justru tim yang tidak disangka-sangka.

(more…)

2 Do you (really) care?

Peanut to daily — Tags: ,  

Segala sesuatu dibuat ada tujuannya, ya kan?

Pakaian dibuat untuk melindungi kita dari panas dan hujan. Kendaraan dibuat untuk membantu kita supaya ga capek jalan kaki kemana-mana. KTP dibuat untuk membantu orang mengenali kita. Kasihan kan kalau ada kejadian buruk, seperti orang tersesat yang hilang ingatan misalnya, atau korban pembunuhan di pelosok antah berantah (knock on wood!). Akan sulit sekali mengenali korban kalau ga ada tanda pengenal di sekitar tubuhnya. Itu sih, tinggal crossing finger aja sudah… berharap CSI gerak cepat mengumpulkan bukti-bukti dan mendapatkan identitasnya.

(more…)

0 Dilahirkan untuk beruntung

Peanut to imho — Tags:  

Perbincangan dengan seorang CEO beberapa waktu lalu rupanya cukup membekas dan membuat saya merasa kerdil, berpikir bahwa sebagian kecil orang di dunia memang dilahirkan untuk menjadi beruntung, dan saya tidak termasuk golongan orang-orang beruntung itu.

Tentu saja, seperti orang-orang lain di dunia, saya pun “beruntung” untuk bisa menikmati hal-hal umum seperti bernapas, kerja, punya sahabat, cinta dsb, tapi tidak untuk kesuksesan harta dan tahta yang besar seperti yang dimiliki sebagian kecil orang beruntung tadi. (more…)

2 Kembali ke kelas bahasa

Peanut to daily — Tags: ,  

Kerjakan sesuatu yang menjadi passion Anda. Akrab ya dengan wejangan bijak itu? Passion Anda apa gitu?

Saya, salah satunya Bahasa. Ya, bahasa adalah satu diantara sedikit passion yang berhasil saya kenali tumbuh dalam diri saya. Itu mungkin satu-satunya kelas formal yang berani saya masuki dengan kepala tegak, mengabaikan gap usia yang semakin jauh antara saya dengan murid2 lain di kelas. Ga tau malu? Atau berasa sok muda sendiri? Ouch. (more…)